Sabtu, 17 September 2016

DEFINISI, JENIS,FUNGSI, DAN HAMBATAN KOMUNIKASI


Pasti kita sangat seing mendengar istilah “komunikasi” bahkan melakukannya pun hampir setiap saat. Sebagai manusia yang merupakan makhluk sosial pastinya kita memerlukan komunikasi untuk berinteraksi dengan orang lain. Karena kita hampir tidak bisa hidup tanpa orang lain. Komunikasi sekarang bahkan sangat jauh berkembang dengan berbagai bentuk yang sebelumnya bahkan tidak pernah terpikirkan oleh manusia.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan komunikasi sehingga begitu pentingnya bagi kita ? Kesempatan ini kita akan coba membahas tentang pengertian, Jenis Komumikasi, Fungsi  komunikasi dan Hambatan dalam komunikasi.

PENGERTIAN/DEFINISI KOMUNIKASI
Istilah komunikasi berasal dari kata Latin  Communicare atau Communis yang berarti  sama  atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti  kita berusaha agar  apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.

Bisa dikatakan intinya sebagai berikut :  SAYA PAHAM APA YANG ANDA SAMPAIKAN,DAN ANDA PAHAM YANG SAYA UCAPKAN.

Komunikasi tidak akan terjadi bila diantara pengirim dan penerima tidak memahami bahasa yang disampaikan (verbal ataupun non verbal).
Beberapa definisi komunikasi adalah:
Komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk mengubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan (Effendy, 2000 : 13).
Komunikasi adalah kegiatan pengoperan lambang yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami bersama oleh  pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi  (Astrid).
Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Roben.J.G).
Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981).
Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W)
Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan, informasi, dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002 : 30).

TUJUAN KOMUNIKASI
Hewitt (1981), menjabarkan tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut:
    Mempelajari atau mengajarkan sesuatu
    Mempengaruhi perilaku seseorang
    Mengungkapkan perasaan
    Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
    Berhubungan dengan orang lain
    Menyelesaian sebuah masalah
    Mencapai sebuah tujuan
    Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik
    Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orng lain

JENIS / BENTUK KOMUNIKASI
Secara umum kita mengenal 2 (dua) jenis atau kategori komunikasi.
a. Komunikasi lisan atau verbal, yaitu komunikasi menggunakan kata-kata, baik hal itu diucapkan, maupun ditulis.
b. Komunikasi nirkata atau nonverbal, yaitu komunikasi menggunakan bahasa tubuh, bahasa gerak atau gerak isyarat (gesture), atau gambar.

Kemampuan seseorang berkomunikasi diukur dari seberapa akurat informasi atau pesan yang dikirim oleh komunikator (pengirim informasi) dapat diterima oleh komunikan (penerima informasi) dan sebaliknya. Hal tersebut juga menjadi ukuran seberapa mahir kita berkomunikasi. Contoh sederhana adalah ketika Anda melamar pekerjaan. Saat itu Anda sudah harus menunjukkan kemahiran Anda berkomunikasi. Mulai dari berbicara secara jelas, akurat, tegas, tetapi tetap menjaga sopan santun, menatap mata pewawancara. Satu hal lagi, latih dan biasakan menyimak (listen) dengan cermat, tidak sekadar mendengarkan (hear), dan menjawab pertanyaan secara cekatan dan cerdas. Tidak tergesa-gesa atau terburu-buru. Pikirkan terlebih dahulu sebelum Anda mengatakan. Hal-hal itulah yang biasanya dituntut pemberi kerja dari seorang pencari kerja.

FUNGSI KOMUNIKASI
Beberapa fungsi dari komunikasi antara lain sebagai berikut.
1. Sebagai informasi: komunikasi membantu proses penyampaian informasi yang diperlukan individu dan kelompok untuk mengambil keputusan dengan meneruskan data dan menilai pilihan-pilihan alternatif.
2.Sebagai kendali: komunikasi bertindak untuk mengendalikan perilaku anggota dalam beberapa cara, setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh karyawan.
3. Sebagai motivasi: komunikasi membantu perkembangan motivasi dengan menjelaskan kepada para karyawan apa yang harus dilakukan bagaimana mereka bekerja baik dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja jika itu di bawah standar.
4. Sebagai pengungkapan emosional: bagi sebagian komunitas, mereka memerlukan interaksi sosial, komunikasi yang terjadi di dalam komunitas itu merupakan cara anggota untuk menunjukkan kekecewaan dan rasa puas. Oleh karena itu, komunikasi menyiarkan ungkapan emosional dari perasaan dan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan sosial.

HAMBATAN KOMUNIKASI
Hambatan dalam berkomunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
Hambatan dari Proses  Komunikasi
Hambatan dalam komunikasi dapat bermacam-macam misalnya Hambatan dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi  oleh perasaan atau situasi emosional ataupun Hambatan dalam penyandian/simbol.
Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti  lebih dari satu, simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan terlalu sulit.
·     Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
·   Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima
·    Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada  saat menerima /mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
·     Hambatan dalam memberikan  balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan sebagainya.
Hambatan Fisik
Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca , gangguan alat komunikasi, dan lain lain, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya. Orang normal seperti kita pada umumnya akan gampang berkomunikasi dengan orang normal lainnya. Tapi akan kesusahan jika lawan kita berkomunikasi adalah orang yang mempunyai keterbatasan pendengaran misalnya, maka cara kita berkomunikasi pun akan khusus untuk dapat terjadi komunikasi yang efektif.
Hambatan Semantik.
Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi  kadang-kadang mempunyai  arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima. Kata tertentu dalam bahasa daerah tertentu mungkin akan mempunyai arti yang berbeda jika digunakan di daerah lain. Misalnya kata “Benar” dalam bahasa banjar adalah “bujur”, tapi dalam bahasa lain memiliki arti yang berbeda pula.
Hambatan Psikologis
Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta harapan yang berbeda antara pengirim  dan penerima pesan. Mungkin contoh yang paling gampang adalah kebiasaan memegang kepala seseorang yang memiliki arti berbeda disetiap kebudayaan/adat tertentu. Di televise kita sering melihat di luar negeri dengan gampangnya memegang kepala rekannya dan semua terasa biasa saja.  Tapi berbeda jika di beberapa daerah di Indonesia, coba saja anda pegang kepala orang seperti di Barat sana maka anda akan dianggap menghina.

1 komentar: